Budaya Literasi untuk Generasi Kekinian

Budaya Literasi untuk Generasi Kekinian

November 16, 2020 Uncategorized 0

Budaya Literasi untuk Generasi Kekinian

Jika kita berbicara literasi, hal yang melekat pada kata tersebut adalah kegiatan membaca, salah satu keterampilan reseptif dalam berbahasa hingga akhirnya menjadi keterampilan produktif melalui kegiatan berbicara dan menulis. Kegiatan membaca buku sendiri menjadi suatu tantangan untuk generasi Z dan juga Alpa dalam pembelajaran abad 21 yang memfokuskan pada keterampilan belajar berupa communication, collaboration, creative thinking, creativity atau yang sering dikenal dengan istilah 4C. Mengapa dikatakan menjadi tantangan? Alasannya adalah generasi Z dan Alpa ini hidup dimana perkembangan teknologi tengah gencar-gencarnya, mereka terbiasa sedari kecil dengan gawai, terbiasa mendapatkan segala informasi dari media sosial yang ada bukan dari buku.

Tantangan ini lah yang perlu ditaklukkan oleh sekolah sebagai lembaga yang mendidik dan menanamkan karakter untuk generasi bangsa. Melalui kegiatan Gencar (Gerakan Membaca Ceria) SMP Cakra Buana, anak-anak diajak untuk memahami bahwa membaca adalah proses yang menyenangkan. Proses tersebut dapat dimulai dari bacaan favorit untuk memperkuat literasi dasar berupa menguraikan makna, memahami isi bacaan, mengenali kata-kata yang umum digunakan, dan menulis. Hal tersebut diperkuat pula dengan worksheet yang sudah disiapkan oleh sekolah sehingga pembiasaan ini dapat tertanam dan akhirnya menjadi budaya warga sekolah. Kaki Gita atau Kata Kita Pagi Kita adalah salah satu bagian dari kegiatan Gencar sendiri yang diperuntukkan memotivasi mereka di setiap paginya sebelum memulai aktivitas dengan memberikan sapaan berupa puisi maupun kalimat mutiara. Tanpa disadari, Kaki Gita menstimulus anak-anak mengenal ragam kosakata baru, estetika dalam puisi, dan tentunya pesan moral yang ingin disampaikan. Setelah anak kuat pada tahapan literasi dasar, barulah tahapan selanjutnya dapat dikembangkan berupa literasi menengah hingga literasi disipliner.

Pembudayaan literasi buku ini dimaksudkan pula agar generasi emas bangsa dapat betul-betul melek dan mawas terhadap informasi yang mereka dapat baik itu dari media sosial maupun obrolan antar teman. Mereka dapat menyaring mana informasi yang memang sejatinya benar dan mana juga yang hoaks.  Selain itu, dengan membaca buku mereka pun akan terbiasa untuk membaca peluang maupun tantangan di masa depan sehingga dapat terus-menerus menciptakan inovasi yang dapat diterima oleh masyarakat dan juga memiliki daya saing di tingkat global karena sejatinya membaca itu sendiri sebagai proses memberikan arti kepada dunia.

Depok, 13 November 2020

Pegiat Literasi SMP Cakra Buana

Citra Tiara Kusuma Wardani, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *