SEJARAH CAKRA BUANA

Sekolah Cakra Buana lahir karena didorong oleh rasa tanggung jawab untuk ikut berpartisipasi dan menyukseskan program pembangunan nasional di bidang pendidikan.

Dengan motto “Kembali ke Akar Budaya”, Sekolah Cakra Buana bertujuan membangun insan Indonesia yang berwawasan luas, berkemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi tanpa melupakan jati diri sebagai Bangsa Indonesia.

Sekolah Cakra Buana sebagai sekolah terpadu dari unit PG TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Broadcast Pertelevisian bertekad mempersiapkan peserta didiknya menjadi calon pemimpin masa depan yang berkualitas unggul. Didukung dengan tenaga pengajar yang professional dibidangnya, fasillitas dan sumber belajar yang lengkap merupakan kombinasi terbaik untuk mengeksplorasi dan meningkatkan setiap kemampuan peserta didik sesuai dengan minat dan bakatnya.

Mengusung konsep pendidikan berbasis Multiple Intelligences, teori Prof Howard Gardner. Sekolah Cakra Buana juga percaya semua anak berbeda dan unik. Maka sebaiknya pendidikan dan pelatihan yang diberikan pun harus berbeda-beda pula. Dengan demikian mereka akan memiliki keahlian dan keterampilan yang berbeda-beda sesuai minat dan bakatnya. Setiap anak adalah istimewa, setiap anak cerdas pada bidangnya masing-masing.

Sekolah Cakra Buana didirikan oleh
RR. Siti Nurul, SE pada 19 November 1999, didasarkan pada kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Indonesia.
Pemilihan nama “Cakra Buana” telah melalui pemikiran
yang mendalam dan hati-hati. Pangeran Cakra Buana merupakan Sesepuh Kesultanan Cirebon pada masa awal penyebaran
Agama Islam di Pulau Jawa yang harum namanya karena keteladanan Beliau. Pangeran Cakra Buana adalah salah satu
putra Prabu Siliwangi, Raja Padjajaran, yang mendirikan
Keraton Pakungwati Cirebon Nagari. Pangeran Cakra Buana adalah Uwak dari Sunan Gunung Jati, Syekh Syarief Hidayatullah. Secara harfiah, “Cakra” berarti “Senjata” dan “Buana” berarti “Dunia”. Dikaitkan dengan misinya sebagai lembaga pendidikan, arti dari Cakra Buana adalah : PENDIDIKAN SEBAGAI SENJATA UNTUK MENATA DUNIA